Kare Kare adalah salah satu hidangan tradisional Filipina yang telah dikenal luas tidak hanya di negeri asalnya, tetapi juga di kalangan pecinta kuliner internasional. Hidangan ini terkenal karena kuahnya yang kaya, berwarna oranye keemasan, dan teksturnya yang kental, yang berasal dari penggunaan kacang tanah atau peanut butter sebagai bahan utama. Meski terlihat sederhana, kare-kare memiliki sejarah panjang, variasi yang beragam, dan cita rasa yang unik yang membuatnya menjadi ikon kuliner Filipina.
Sejarah dan Asal Usul Kare Kare
Page Contents

Kare Kare memiliki akar budaya yang kuat di Filipina, terutama di wilayah Luzon dan Metro Manila. Nama “Kare Kare” sendiri diperkirakan berasal dari kata “curry” yang dibawa oleh pengaruh India dan dipadukan dengan cita rasa lokal. Meskipun terlihat mirip dengan kari dari India atau Asia Selatan, kare-kare memiliki karakteristik tersendiri karena tidak menggunakan banyak rempah seperti kari pada umumnya Wikipedia.
Hidangan ini awalnya dianggap sebagai makanan kelas atas, karena bahan-bahan utama seperti daging sapi, buntut sapi, dan kacang tanah termasuk bahan mahal pada masanya. Namun, seiring waktu, kare-kare menjadi lebih populer dan dapat ditemukan di berbagai restoran, bahkan di rumah-rumah keluarga Filipina. Di setiap keluarga, resep kare-kare bisa berbeda-beda, mencerminkan kreativitas dan tradisi lokal masing-masing.
Bahan Utama Kare Kare
Salah satu ciri khas Kare Kare adalah kuahnya yang kental, gurih, dan lembut. Kuah ini biasanya dibuat dari campuran kacang tanah atau selai kacang, bawang putih, bawang bombay, dan kaldu daging. Beberapa versi tradisional menggunakan kacang tanah sangrai yang dihaluskan untuk mendapatkan aroma dan rasa kacang yang lebih autentik.
Selain kuahnya, bahan utama Kare Karebiasanya terdiri dari:
-
Daging Sapi – Biasa menggunakan potongan daging sapi, buntut sapi, atau daging iga.
-
Sayuran – Bendi (okra), terong, kangkung, dan kacang panjang adalah sayuran yang sering digunakan.
-
Pelengkap – Beberapa versi menambahkan tripe (usus sapi) atau hati sapi untuk menambah kekayaan rasa.
-
Bagoong – Sebagai pelengkap wajib, pasta terasi atau ikan fermentasi ini menyeimbangkan rasa gurih kuah kacang.
Kombinasi bahan-bahan ini menciptakan hidangan yang kaya akan tekstur, mulai dari lembutnya daging hingga renyah dan segarnya sayuran.
Proses Memasak Kare Kare
Membuat v memang memerlukan waktu dan kesabaran. Proses memasaknya biasanya dimulai dengan merebus daging hingga empuk, kemudian menyiapkan kuah kacang kental. Berikut langkah-langkah umum:
-
Merebus Daging: Potongan daging, buntut, atau iga direbus bersama bawang putih, bawang bombay, dan garam hingga empuk.
-
Membuat Kuah Kacang: Kacang tanah sangrai atau selai kacang dicampur dengan kaldu daging, kemudian diaduk hingga kuah kental terbentuk. Beberapa orang menambahkan beras sangrai yang dihaluskan untuk menambah kekentalan kuah.
-
Menambahkan Sayuran: Sayuran segar dimasukkan ke dalam kuah dan dimasak sebentar agar tetap renyah dan tidak terlalu layu.
-
Penyajian: Kare Kare disajikan panas dengan nasi putih dan pelengkap berupa bagoong. Bagoong ditaruh terpisah agar setiap orang bisa menyesuaikan rasa sesuai selera.
Kunci dari Kare Kare yang lezat adalah keseimbangan rasa: manis dan gurih dari kuah kacang, gurih asin dari bagoong, serta kesegaran sayuran.
Variasi Kare Kare
Seiring berkembangnya kuliner, kare-kare mengalami banyak variasi. Beberapa versi populer meliputi:
-
Kare-Kare Buntut Sapi: Menggunakan buntut sapi sebagai bahan utama. Buntut yang lembut dan gelatinous membuat kuah lebih kental dan kaya rasa.
-
Kare-Kare Daging Sapi: Versi klasik dengan potongan daging sapi biasa, mudah ditemukan di rumah makan dan restoran Filipina.
-
Kare-Kare Seafood: Versi modern yang menggunakan udang, cumi, atau ikan sebagai pengganti daging sapi, cocok bagi yang menyukai rasa laut.
-
Vegetarian Kare-Kare: Menggantikan daging dengan lebih banyak sayuran dan tahu, tetap menggunakan kuah kacang khas.
Setiap variasi ini menunjukkan fleksibilitas kare-kare sebagai hidangan yang bisa disesuaikan dengan selera dan bahan yang tersedia.
Kare-Kare dalam Budaya Filipina

Kare-Kare bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari budaya dan tradisi Filipina. Hidangan ini sering muncul pada acara-acara spesial seperti pesta ulang tahun, pernikahan, dan perayaan hari raya. Di banyak keluarga, membuat kare-kare adalah ritual yang menyatukan anggota keluarga karena prosesnya yang panjang membutuhkan kerja sama.
Selain itu, kare-kare juga sering menjadi simbol keramahan dan penghormatan kepada tamu. Menyajikan kare-kare menunjukkan usaha dan perhatian, karena hidangan ini membutuhkan waktu, bahan, dan keterampilan untuk membuatnya sempurna.
Tips Menikmati Kare-Kare
Untuk menikmati kare-kare secara optimal, ada beberapa tips yang bisa dicoba:
-
Sajikan kare-kare selagi panas agar kuah tetap kental dan sayuran tidak layu.
-
Gunakan nasi putih hangat sebagai pendamping. Nasi membantu menyerap kuah dan menyeimbangkan rasa.
-
Jangan lupa dengan bagoong. Tambahkan sedikit demi sedikit sesuai selera agar rasa kuah tetap dominan namun ada sentuhan gurih dan asin yang khas.
-
Kombinasikan dengan acar atau sayuran segar untuk memberi kesegaran tambahan pada setiap suapan.
Popularitas Kare-Kare di Dunia
Seiring meningkatnya minat dunia terhadap kuliner Filipina, kare-kare mulai dikenal di restoran internasional. Hidangan ini menjadi contoh bagaimana makanan tradisional dapat menarik perhatian global dengan keunikan rasa dan cara penyajiannya yang berbeda dari kari atau stew pada umumnya.
Beberapa chef internasional bahkan mengadaptasi kare-kare dengan sentuhan modern, seperti menambahkan rempah asing, menggunakan kacang almond sebagai pengganti kacang tanah, atau menyajikannya dengan teknik plating yang lebih artistik. Namun, esensi dari kare-kare tetap sama: kuah kacang yang kaya, daging atau sayuran yang lembut, dan pelengkap gurih yang menyeimbangkan rasa.
Kesimpulan
Kare-Kare adalah lebih dari sekadar hidangan; ia adalah simbol budaya, tradisi, dan kreativitas kuliner Filipina. Dengan kuah kacang yang kental, potongan daging dan sayuran yang lezat, serta pelengkap gurih seperti bagoong, kare-kare menawarkan pengalaman kuliner yang unik dan memuaskan. Dari versi klasik hingga variasi modern, hidangan ini terus berkembang namun tetap mempertahankan karakteristik khasnya.
Bagi para pecinta kuliner, mencoba kare-kare adalah cara untuk memahami cita rasa Filipina yang otentik, menikmati kelezatan sederhana namun kaya, dan merasakan kehangatan budaya melalui setiap suapan. Jadi, saat kesempatan datang, jangan ragu untuk mencicipi kare-kare dan merasakan sendiri kelezatan legendaris dari negeri seribu pulau ini.
Baca fakta seputar : Culinary
Baca juga artikel menarik tentang : Nam Khao Tod: Salad Nasi Renyah Khas Laos yang Bikin Ketagihan
